[Resensi] Made Of Stars

Apa jadinya jika harapan selalu memberi kecewa? Berharap menjadi sesuatu yang menakutkan. Itulah yang dialami oleh Aubrey Voerman (Bree) yang tak lagi mau berharap dalam hidupnya. Karena berharap akan membuatnya kecewa dan kehilangan semangat hidup. Sesuatu di masa lalunya menjadi penyebab. Sampai suatu ketika Bree memohon pada bintang jatuh yang melintas di langit Roma dan tak pernah menyangka bahwa Bree akan bertemu dengannya. Anael.

Anael adalah Protector bagi Bree, malaikat yang melindunginya sejak lahir. Anael tahu persis apa yang membuat Bree menjadi dingin dan antipati terhadap hidup karena dia selalu bersama Bree. Bree merupakan anak lindungannya yang istimewa, karena Bree dapat merasakan kehadiran Anael di dalam setiap mimpinya meski Anael sering berganti-ganti wujud. Anael menikmati interaksi mereka dalam tidurnya Bree, sebelum Anael mengetahui bahwa ada sesuatu yang ditambahkan dalam buku takdir milik Bree, yang membuatnya khawatir akan keselamatan Bree hingga membuat Anael memutuskan untuk turun ke bumi dan melindungi Bree dengan caranya sendiri. Dengan meminjam tubuh Milo Cassini – yang telah meninggal – yang merupakan saudara tiri Zach, kekasih Bree.

Hubungan Bree dan Zach sudah tidak lagi layaknya sepasang kekasih, mereka masih bersama hanya karena sebatas status. Tidak lebih. Kadang Zach masih menjemput Bree untuk pergi ke sekolah bersama, seperti pada hari itu. Zach ingin menjemput Bree sebelum menerima telepon dari ayahnya untuk terlebih dahulu mengantarkan pakaian untuk diberikan pada Milo di rumah sakit. Dari situlah awal pertemuan Bree dengan Anael.

*****

3 dari 5 bintang.

1 bintang aku berikan karena dengan membaca novel ini aku memiliki perbendaharaan kosa kata baru. Yep, ada beberapa kosa kata yang baru pertama kali aku baca, yang bisa menambah koleksi kosa kata milikku.

*merendengi : Lucrezia hampir pingsan, tetapi dia segera menguasai diri dan merendengi langkah panjang Zach menuju mobil (halaman : 7)

**didaraskan : ….. dibarengi doa yang didaraskan dalam suara rendah (halaman : 8).

***tergeragap : Bree tergeragap ketika mengetahui di mana dirinya (halaman : 16).

****sureal : Semuanya terasa sureal sekarang, setelah dia merasakan hal-hal yang lebih bisa dirasakan (halaman : 25).

*****berkesiur ; Angin berkesiur pelan di antara mereka (halaman : 40).

2 bintang untuk filosofi awan mendung yang aku suka.

“Matahari sedang berjuang untuk mengirim sinarnya ke sini. Itulah indahnya mendung, kau dapat melihat perjuangan matahari untuk terus bersinar di atas bumi. Kalau sedang cerah, matahari tidak mendapat kesulitan apa-apa untuk bersinar. Itu tidak mengesankan buatku. Sinar yang jatuh ke bumi bukan sinar yang dia dapat dari perjuangan. Itu sinar yang biasa aja. Sinar matahari di waktu mendung berbeda. Itu adalah sinar yang harus dia kaluarkan dengan susah payah. Walaupun lemah, sinarnya lebih indah karena mengandung perjuangan matahari.”

“Seperti hidup. Sekecil apa pun hal yang kita lakukan, kalau kita harus mengeluarkannya dengan usaha keras – itu akan jauh lebih berarti dari hal besar yang bisa kita lakukan dengan mudah. Keindahannya terletak di balik usahanya” (Halaman : 41).

Bintang ke 3 kuberikan untuk ide cerita yang meski terlihat klise (malaikat yang jatuh cinta dengan manusia. Tiba-tiba teringat film City Of Angels) namun dibalut dengan deskripsi yang detail dan manis – ketika Milo memberikan Bree bunga dandelion yang gundul pada Bree. Konon katanya, jika berhasil menerbangkan serbuk bunga dandelion dalam satu tiupan, maka harapan kita akan terkabul. Dan Milo memberikan bunga dandelion yang gundul pada Bree dengan harapan, agar hari yang Bree jalani menyenangkan.

Ah ya, untuk sebuah novel pertama dari Hana Krisviana, Made of Stars itu keren.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s